2009-04-19

Ke mana Membuang Sampah Elektronik?

Berikut ini URL ke beberapa artikel tentang sampah elektronik:
Selama ini, keluarga saya (di Bandung) selalu menjual atau memberikan secara cuma-cuma barang elektronik yang tidak dipakai lagi ke Jayaplaza atau ke Pasar Cikapundung atau Ebay. Tetapi terus terang saya sendiri tidak tahu kelanjutannya, barang-barang elektronik bekas itu pergi ke mana.

Apakah ada diantara rekan sekalian yang punya cara / pengalaman lebih baik daripada yang biasa kami lakukan ini?

Baca-baca, perusahaan besar seperti HP, LG punya program recycling (Individual Producer Responsability)
Bahkan HP katanya mau menerima barang elektronik merek lain asalkan kita pernah membeli produk HP.

Ada yang punya pengalaman mengembalikan langsung ke produsen-produsen tersebut?

Btw, di China ada yang begini:

2009-04-18

Pasfoto Biometri

Sekilas info, mudah-mudahan bermanfaat.

Sejak 2005 pemerintah Jerman menggunakan pasfoto untuk identitifikasi biometri penduduk. Silakan dicermati spesifikasi pasfoto yang akan digunakan untuk facial recognition di sini:
http://www.bundesdruckerei.de/de/service/service_buerger/buerger_persdok/persdok_epassMstr.html

Terjemah otomatis Google:
http://translate.google.com/translate?prev=hp&hl=en&js=n&u=http%3A%2F%2Fwww.bundesdruckerei.de%2Fde%2Fservice%2Fservice_buerger%2Fbuerger_persdok%2Fpersdok_epassMstr.html&sl=de&tl=en

2009-04-07

Bagaimana Menghilangkan KTP Ganda?

KTP ganda sepertinya menjadi 'hantu' bagi banyak hal, misalnya:
- pemberian bantuan langsung tunai
- daptar pemilih pada pemilihan umum
- sensus penduduk
- pemilikan properti/lahan
- pencucian uang
- dsb.

Bagaimana baiknya mendeteksi KTP ganda ini?

Secara konvensional, bisa dilakukan pencocokan nama beserta tempat dan tanggal lahir. Hanya saja, kadang-kadang ada kendala bahwa nama dalam KTP tidak tertulis sempurna (ditambahkan gelar dan sebagainya). Selain itu, bisa jadi dua orang dengan nama sama memiliki tempat tanggal lahir yang sama pula.

Untuk mengatasi hal tersebut, saya setuju dengan apa yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta, yakni dengan mengombinasikan antara data isian dengan data biometrik (misal: data sidik jari). Saat perpanjangan KTP dapat dimanfaatkan untuk menambahkan data biometrik ke dalam database kependudukan sehingga dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun sejak penerapan sistem, KTP ganda akan hilang.

Secara bertahap, sistem ini bisa diimplementasikan di daerah dengan konsentrasi penduduk tinggi lebih dahulu, kemudian menyebar ke pelosok-pelosok. Di sisi lain, saat ini sudah ada ancaman 25 juta rupiah bagi mereka yang memiliki KTP ganda (berdasarkan UU No. 23 / 2006 tentang Administrasi Kependudukan).

2009-04-03

DCF77: Jam Radio dan Alarm Bahaya

Catatan: di bawah ini adalah artikel rintisan untuk Wikipedia bahasa Indonesia.

----
http://id.wikipedia.org/wiki/DCF77

DCF77 adalah stasiun jam radio dengan gelombang panjang yang berlokasi di Mainflingen, sekitar 25 km ke arah tenggara dari Frankfurt, Jerman. Stasiun ini dioperasikan oleh Media Broadcast GmbH (bekas anak perusahaan Deutsche Telekom AG), di bawah koordinasi dari Laboratiorium Nasional Fisika Jerman. DCF77 merupakan stasiun yang melayani frekuensi standar sejak tahun 1959. Informasi waktu dan tanggal ditambahkan pada tahun 1973.

Sinyal pembawa 77.5 kHz dibangkitkan dari jam atom lokal yang terhubung dengan jam utama Jerman di Braunschweig. Dengan daya 50kW, sinyal dari stasiun ini dapat diterima di sebagian besar Eropa, sejauh 2000 km dari Frankfurt. Misalnya penerimaan yang baik bahkan dapat terjadi di Portugal pada malam hari. Sinyalnya membawa sinyal data terkode 1 bit/symbol dengan modulasi amplituda. Data yang sama juga dimodulasi berdasarkan fasenya ke dalam sinyal pembawa menggunakan urutan pseudorandom 512-bit (modulasi DSSS). Data ditransmisikan setiap menit mengandung informasi:

Sejak 2003, terdapat 14 bit yang sebelumnya tidak dipakai, kini dipakai untuk sinyal darurat. Saat ini sinyal darurat ini masih dalam percobaan untuk menggantikan jaringan alarm pertahanan sipil Jerman.

DCF77 adalah suatu callsign yang maksudnya, D=Deutschland (Germany), C=long wave signal, F=Frankfurt, 77=frequency: 77.5 kHz. Jam radio dan arloji yang dikendalikan radio sangat populer sejak akhir tahun 80-an dan sebagian besar menggunakan sinyal dari DCF77 untuk menyetel waktunya secara otomatis.

2009-04-02

Plot Diagram Jadwal Shalat Munich

Bagi muslim yang tinggal agak jauh dari khatulistiwa, tentunya sudah terbiasa mengalami pergeseran jadwal shalat yang cukup "ekstrem". Contoh berikut ini hasil plot jadwal shalat di kota Munich.

Tentunya karena ada "Daylight saving time", di sekitar bulan April - Oktober waktu digeser 1 jam.


Akan terasa lebih ekstrem saat melakukan shaum Ramadhan di bulan Juni-Juli :-)
Kalau saat itu tiba, sepertinya saya akan melarikan diri (liburan) ke daerah aman.

2009-03-20

Plagiarius

Sedapat mungkin memang barang diproduksi dengan inovasi yang berasal dari ide kita sendiri. Namun kadangkala tidak bisa ditahan, muncul barang-barang yang mungkin mengambil ide dari kita, maupun kita sendiri yang mengambil ide orang lain.

Menarik menyimak apa yang dilakukan website "Plagiarius" dalam mensurvey dan menilai berbagai produk yang merupakan hasil tiruan ide. Kebetulan pada Plagiarius Award 2009, ada produk yang menurutnya ditiru oleh perusahaan dari Indonesia.

Langsung saja klik di:
http://www.plagiarius.com/e_awards_plag2009_2.html

2009-03-13

Rute Angkutan Umum dalam Google Transit

Google Transit adalah layer khusus pada Google Maps yang menyediakan layanan informasi transportasi umum. Lagi-lagi Google menyediakan 'open standard' untuk pengisian datanya. Fasilitas ini sepertinya belum digunakan oleh penyedia jasa transportasi umum di Indonesia.

Kapan bakal kita mulai mengisinya? Bagi rekan-rekan yang bekerja di- atau kenal dengan mereka yang berwenang menangani angkutan umum di kota masing-masing, silakan mengkomunikasikan hal ini. Sebagai pemanasan, saya coba buat salah satu rute angkutan kota di Bandung (lihat tangkapan layar) berdasarkan petunjuk pada Wiki Google Transit:

Kurzarbeit, Niederlassungserlaubnis

Menghadapi resesi ekonomi dan berkurangnya order serta penjualan, bulan depan kantor memulai program 'Kurzarbeit' (short-time work) selama enam bulan. Berlaku untuk seluruh karyawan, dikurangi jam kerjanya (tentu juga gajinya) sekitar 10 - 35%. Cukup adil, saya kira, daripada menjalankan program pemecatan karyawan besar-besaran. Dan alhamdulillah mudah-mudahan masih diberikan kesempatan untuk bangkit kembali di saat ekonomi kembali berputar lebih baik.

Kabar lainnya, meski 'terlambat', hari ini saya memperoleh 'Niederlassungserlaubnis' (izin tinggal tetap di Jerman). 'Terlambat' karena sebetulnya dari dulu sudah bisa memperolehnya. Gara-gara saya salah paham tentang persyaratannya. Dikira harus menunggu 5 tahun bekerja, masa studi di Jerman dihitung 1/2. Lebih lanjut, yang tergolong "hochqualifizierte Fachkraft", bisa langsung dapet seketika.

Meskipun berencana dalam beberapa tahun mendatang kembali ke Indonesia, tetapi dengan adanya izin tinggal tetap ini, lebih banyak fleksibilitas yang didapat. Dari segi kesempatan sosial, serta kesempatan usaha. Kita lihat nanti. :-)

2009-03-04

Sistem Online Terjemah Indonesia - Bhs. Daerah (Sunda)

Assalaamu `alaykum,

Sistem ini adalah semacam "Google Translate", (tapi lebih canggih, karena ngerti basa Sunda he he.. ;-)

Alamatnya di:
* http://tarjamah.sabilulungan.org/

Penggunaan untuk menterjemahkan suatu situs tertentu (contoh Gatra.com):
* http://tarjamah.sabilulungan.org/loka.php?article=http://www.gatra.com/

Bisa juga sebagai kamus Indonesia-Sunda:
* http://tarjamah.sabilulungan.org/teks.php?article=saya%20bisa%20bahasa%20sunda

Bagi yang berminat turut mengembangkan (misalnya untuk bahasa daerah lain), bisa mencoba mengunduh kode sumber sistemnya (PHP, LGPL):
* http://tarjamah.sabilulungan.org/doc/tarjamah-20090304.zip

Dokumentasinya, (mohon maaf sementara ini baru tersedia dalam basa Sunda):
* Gambaran umum: http://tarjamah.sabilulungan.org/doc/LTIS-1.0.pdf
* Format data kamus: http://tarjamah.sabilulungan.org/data/

Kritik dan saran-saran silakan dialamatkan ke (email) saya.

ACHTUNG!!
"Kabeungharan kecap" (=kosakata) yang digunakan adalah untuk tingkat "loma" (bukan yang "halus"). Penulis tidak bertanggung jawab kalau Anda gunakan terjemahan yang dihasilkan untuk berbicara di hadapan mertua atau calon mertua!! ^_^.

Wassalaam,

Dian.

2009-02-27

Arabic font rendering issue with Google Chrome and Safari 4 Beta

Although it is shown that two browsers (Chrome 2 and Safari 4 Beta) are fastest among Javascript's renderers, but I'm still not that happy because I am expecting something else comes first. On Windows machines, Firefox and IE still gives more accurate result for my test case, http://tarjamah.sabilulungan.org/render_test/

(Sorry but this is not about Javascript).

Mozilla Firefox renders my test case perfectly:


Internet Explorer (8) too:

Google Chrome? mmm.. nop. See the first letters are separated from the word.


Safari 4 Beta? mmm.. not yet.